Hidup sehat Tanpa Rokok, Kenapa Tidak?

Oleh: Aris Syuhada*)

Apa itu rokok? Rokok adalah tembakau yang dibalut berbentuk silinder dngan menggunakan kertas maupun memakai berbagai jenis daun berukuran antara 70mm hingga 120mm dengan diameter 10mm. Ukuran berbeda mengikuti negara dibuatnya rokok itu sendiri.  Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup melalui mulut pada ujung yang lain.

Merokok, merupakan salah satu kebiasaan buruk dari masyarakat kita. Dari apa yang pernah saya baca kebiasaan merokok orang Indonesia itu sudah sangat parah, bayangin saja Indonesia menempati peringkat 3 Dunia, kematian akibat rokok. Saat ini jumlah perokok, terutama perokok remaja terus bertambah, khususnya di negara-negara berkembang seperti negara indonesia. Keadaan ini merupakan tantangan berat bagi pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Rokok merupakan zat yang berbahaya dan adiktif. Setiap kali menghirup asap rokok, entah sengaja atau tidak, berarti juga kita mengisap lebih dari 4.000 macam racun! Karena itulah, merokok sama dengan memasukkan racun-racun tadi ke dalam rongga mulut dan tentunya paru-paru. Merokok mengganggu kesehatan, kenyataan ini tidak dapat kita pungkiri. Banyak penyakit telah terbukti menjadi akibat buruknya merokok, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kebiasaan merokok bukan saja merugikan si perokok, tetapi juga bagi orang di sekitarnya.

Beberapa penyakit yang dapat timbul akibat dari rokok diantaranya ialah penyakit jantung, penyakit paru-paru, kanker paru dan kanker lainnya, diabetes, impotensi, menimbulkan kebutaan, penyakit mulut, gangguan janin, gangguan pernapasan.

Adapula fatwa yang menyatakan merokok itu haram sebagai brikut.

Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
Merokok haram hukumnya berdasarkan makna yang terindikasi dari zhahir ayat Alquran dan As-Sunah serta i’tibar (logika) yang benar. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri dalam kebinasaan.” (Al-Baqarah: 195).

Maknanya, janganlah kamu melakukan sebab yang menjadi kebinasaanmu. Wajhud dilalah (aspek pendalilan) dari ayat di atas adalah merokok termasuk perbuatan yang mencampakkan diri sendiri ke dalam kebinasaan.

Sedangkan dalil dari As-Sunah adalah hadis shahih dari Rasulullah saw. bahwa beliau melarang menyia-nyiakan harta. Makna menyia-nyiakan harta adalah mengalokasikannya kepada hal-hal yang tidak bermanfaat. Sebagaimana dimaklumi bahwa mengalokasikan harta dengan membeli rokok adalah termasuk pengalokasian harta pada hal yang tidak bermanfaat, bahkan pengalokasian harta kepada hal-hal yang mengandung kemudharatan.

Dalil yang lain, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, “Tidak boleh (menimbulkan) bahaya dan tidak boleh pula membahayakan orang lain.” (HR. Ibnu Majah dari kitab Al-Ahkam 2340).

 Sudah jelas fatwa dan dalil diatas menjelaskan bahwa merokok itu haram, dan banyak penyakit yang akan timbul apabila kita masih mengkonsumsi rokok. Jadi berhentilah merokok dan sayangilah diri Anda dan keluarga mulai dari sekarang. Jika Anda perokok aktif, mulailah untuk mengurangi intensitas merokok Anda secara bertahap sampai akhirnya Anda berhenti merokok. Tanamkan hidup sehat mulai dari sekarang dan cobalah berkomitmen untuk hidup sehat tanpa rokok.

Memang tidak mudah untuk memulainya. Tapi dengan tetap berusaha dan membiasakan diri dengan pola hidup sehat, lama-lama Anda pun akan terbiasa. Untuk memulainya, cobalah untuk beristirahat cukup dengan tidur malam selama delapan jam per hari.

Selain itu, Anda juga harus membiasakan minum air putih sebanyak delapan gelas per hari, lakukan pula olahraga secara teratur, makan makanan bergizi seimbang, hindari minuman beralkohol, narkoba, dan tentu saja rokok.

Untuk bisa berhenti rokok secara total memang tidak mudah. Anda pun harus memiliki komitmen yang kuat untuk melakukannya. Ajaklah keluarga Anda untuk turut membantu keinginan Anda tersebut. Jika keinginan untuk merokok datang, Anda bisa menggantinya dengan menghisap permen atau makan permen karet.

Sebenarnya tidak sulit untuk memulai hidup sehat tanpa rokok jika Anda sudah memiliki keinginan kuat untuk memulainya. Hiduplah dengan sehat mulai dari sekarang. Cintailah kesehatan diri Anda dan keluarga.

*)mahasiswa universitas malikussaleh.
[email protected]

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: