Presiden Lepas Tim Thomas dan Uber

(SJO, JAKARTA) = Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melepas Kontingan Bulu Tangkis Indonesia yang akan bertanding memperebutkan Piala Thomas Cup dan Uber Cup di New Delhi, India,  18-25 Mei mendatang, Istana Negara, Jakarta, Selasa (13/5) pagi.

Dalam sambutannya, Presiden SBY meminta para atlet bulutangkis yang akan mewakili Indonesia dalam perebutan Piala Thomas dan Piala Uber untuk tampil semangat dan tekad yang luar biasa untuk meraih kemenangan. “Tidak perlu ada beban karena semuanya sudah dipersiapkan dengan pimpinan baik, Pimpinan KOI, Pimpinan KONI, Pimpinan PBSI , pelatih semua telah mempersiapkan dengan baik,” tutur SBY seperti dilansir Situs Presiden RI.

Presiden mengaku, ia membangun tradisi kalau ada tim kita berangkat ke medan juang untuk Sang Saka  Merah Putih, rakyat kita semua harus mengiringi dengan doa, memberikan semangat, memberikan motivasi. “Ketika yang kita berikan semangat berhasil dengan baik, kita bersyukur kepada Allah SWT, dan kita mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada  para pahlawan merah putih kita,” ujarnya.

Sebaliknya, kata Kepala Negara, kalau barangkali tidak berhasil (karena dalam pertandingan kita bisa kalah, bisa menang, sesekali menang, sesekali kalah), nah manakala tidak berhasil, lantas jangan kita hukum, dicerca dengan kata-kata yang tidak patut. “Itu bukan budaya yang baik. Bukan etika yang akan kita tegakkan dinegeri ini, menang atau kalau kita bersatu,” tuturnya.

Presiden SBY menegaskan, menang atau kalau kita bersatu. “Saya kalau menang bangga senang, tetapi kalau kalah harus sabar, jangan berkecil hati, selalu begitu. Inilah budaya di negeri ini yang harus kita bangun karena kalau bangsa kita bersatu, saling mendukung, tidak saling salah menyalahkan maka masa depan negeri ini akan baik,” paparnya.

Menonton Pertandingan

Pada Kesempatan itu, Kepala Negara menyampaikan ditengah kesibukannya, ia menyempatkan diri menonton pertandingan langsung, contoh manakala Simon Santoso bertanding melawan juara dunia Lee Chong Wei.

“Saya lihat betul setelah menang saya telepon, Simon Santoso betapa saya bangga, saya juga melihat Liliyana bersama Tantowi saya juga lihat langsung, pokoknya jika nanti ada even yang harus saya harus menonton, beritahu saya, saya mesti nonton jam berapapun karena hati saya bersama para atlet, doa saya bersama kalian semua,” kata Kepala Negara.

Presiden juga berpesan kepada para atlet agar berbuatlah yang terbaik, dan tenang. “Saya lihat Simon Santoso tenang melawan lawan yang tangguh, dan berhasil. Ketenangan itu sering membuat kemenangan tentu dengan modal sering berlatih, punya pengalaman, dan keterampilan,” ujarnya.

Kepada para pembina, pelatih, dan official, Presiden SBY berpesan agar mengelola dengan baik, memberikan semangat, dan memberikan pelayanan dengan baik. “Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridhoi  niat dan cita-cita baik kita, agar Sang Saka Merah Putih kembali berkibar di medan laga Thomas Cup dan Uber Cup. Selamat berjuang, sukses, Tuhan beserta kita,” pungkasnya.

Acara pelepasan kontingen bulutangkis Indonesia ke Piala Thomas dan Piala Uber itu dihadiri oleh Menko Kesra Agung Laksono, Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam, Menpora Roy Suryo, dan Ketua Umum PBSI Gita Wirjawan.

Adapun para atlet bulutangkis yang dilepas oleh Presiden SBY terdiri atas Tommy Sugiarto, Dionysius Hayom Rumbaka, Simon Santoso, Ihsan Maulana, Hendra Setiawan, Mohamad Ahsan, Rian Agung Saputro, Angga Pratama, Berry Angriawan, dan Ricky Karanda Suwardi. Sedangkan Tim Uber beranggotakan Linda Wenifanetri, Bellaetrix Manuputty, Adriyanti Firdasari, Maria Febe Kusumastuti, Greysia Polli, Nitya Maheswari Krishinda, Pia Zebadiah, Rizki Amelia, Tiara Rosalia, dan Suci Rizki Andini. (Red)

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: