Kekerasan Pada Anak Jadi Perhatian Serius Agamawan

(SJO, BANDUNG) Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat Netty Heryawan menghadiri pertemuan dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Kantor Bakesbanglinmasda Prov. Jawa Barat Bandung, Rabu (14/5) untuk membahas berbagai hal khususnya kekerasan terhadap anak yang belakangan ini sedang marak diberitakan. 


“Kasus kekerasan terhadap anak bukanlah hal baru tetapi saat ini merupakan keadaan darurat kekerasan terhadap anak. Karena semakin terbatasnya ruang bermain yang aman dan nyaman bagi anak-anak,” papar Netty.

Kekerasan terhadap anak bukan saja terjadi disekolah tetapi menurutnya, yang paling parah di dalam keluarga itu sendiri. “Seharusnya sebuah keluarga bagi anak-anak merupakan tempat untuk berlindung dan mendapatkan kasih sayang,” tandasnya. 

Maka dari itu, Netty menjelaskan pada pertemuan kali ini pentingnya melibatkan tokoh dan pemuka agama dalam sosialisasi. Ini dimaksudkan agar dapat saling mengingatkan dan membangkitkan sensitifitas masyarakat dalam menyiapkan para penerus bangsa menjadi lebih baik tanpa harus menghancurkan masa depannya.

“Adapun pesan yang dapat disampaikan kepada masyarakat yaitu mengenai peran penting orangtua, konsep keluarga dan konsep seksualitas dengan penyampaian yang baik,” tambah Netty.

Hal senada dikatakan Kepala Badan Kesbangpol Drs. Agus Hanafi dengan dilaksanakan pertemuan ini yaitu bertujuan untuk menyikapi dan merespon mengenai pemberitaan kekerasan terhadap anak. Adanya tokoh agama yang hadir setidaknya dapat membantu membangkitkan kesadaran arti sebuah keluarga.

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUD) Jawa Barat merupakan sebuah forum yang dibentuk untuk adanya kerukunan antar lintas agama. Sebanyak 21 anggota yang terdiri 5 agama yang diakui di Indonesia antara lain Islam, Kristen Katolik, Kristen Protestan, Hindu, Budha dan Kong Hu Chu.

Selain itu, Netty menghimbau kepada seluruh tokoh agama yang hadir untuk mengajak masyarakat mengikuti Gerakan 20 menit Orang Tua Mendampingi Anak yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional tanggal 20 Mei 2014. Yang akan dimulai dari pukul 18.30 sampai 18.50, bertujuan untuk menggugah para orang tua untuk ingat perannya dalam keluarga.

Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Badan Kesbangpol Drs. Agus Hanafi, BBA, Sekretaris FKUB K.H. Iding, S.ag. M.Ag, para pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUD) Jawa Barat, perwakilan Ormas Keagamaan di Jawa Barat dan pengurus P2TP2A Jawa Barat.


Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: