Pelajar akan Dilibatkan Awasi Pemilu

(SJO, BANDUNG) – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Jawa Barat, Herminus Koto menegaskan masyarakat, pelajar dan mahasiswa mempunyai hak untuk melaporkan dugaan pelanggaran pada setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu yang dilakukan oleh para Caleg maupun partai.

“Agar masyarakat, pelajar dan mahasiswa paham akan prosedur pelaporan terhaap dugaan pelanggaran Pemilu, tentunya perlu dibekali dengan pelatihan. Namun, sebaiknya mereka terlebih dahulu direkrut menjadi relawan pemantau Pemilu,” ujar Herminus Koto saat ditemui disela-sela rapat koordinasi tahapan kampanye Panwaslu Kab/Kota se- provinsi Jawa Barat di hotel Grand Preanger Bandung, Rabu, (18/12/2013).

Lebih lanjut dikatakan, direkrutnya para pelajar, mahasiswa dan Ormas untuk mensosialisasikan gerakan sejuta relawan pengawas Pemilu. Selain itu juga, ini bertujuan untuk ikut mensukseskan Pemilu legislatif 2014 mendatang, guna Pemilu berjalan lancar, jujur, adil, bermartabat dan berkualitas.

“Gerakan Sejuta relawan kita dorong agar tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2014 meningkat, terutama bagi kalangan pemilih pemula. Karena beberapa pemilu lalu, angka partisipasi pemilih pemula cukup rendah.  Para relawan pengawas pemilu, nanti akan kita tempatkan di setiap tempat pemungutan suara (TPS), karena relawan ini juga sebagai duta-duta pengawas Pemilu,” terangnya.

Saat ditanya berapa target relawan yang akan direkrut? Herminus menjawab, “siapa tau pelajar dan mahasiswa ikut bergabung dan peduli terhadap pemilu 2014, bukan hanya 1 juta relawan saja target kita,” jelasnya.

“Relawan Pengawas Pemilu ini tidak ada honornya, karena memang tidak ada ada anggarannya. Namun, diharapkan agar para calon pemimpin ke depan lebih baik. Karena usia pelajar biasanya bisa kritis dan netral menghadapi kenyataan di lapangan,” imbuhnya.

Mereka (Pelajar, Mahasiswa dan Ormas) berhak melakukan pelaporan, namun, untuk penindakan kewenangan ada di Panwas Kab/kota dan kecamatan) setempat. Fungsi para relawan ini, dimaksudkan untuk mencegah adanya kecurangan, serta mensosialisasikan pentingnya Pemilu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Bagi masyarakat, pelajar dan mahasiswa yang ingin bergabung menjadi relawan dapat mendaftar di kantor Panwas kota/kabupaten atau ke Bawaslu Jabar , Bahkan dapat juga mengklik di website Bawaslu,” pungkasnya.(tim)

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: