Jabar Dapat Jatah Raskin 470 Juta Ton

(SJO, BANDUNG) – Jawa Barat mendapat alokasi beras untuk rakyat miskin (raskin) pada 2014 sebanyak 470.842.200 ton. Jumlah itu akan disalurkan untuk 2.615.790 rumah tangga sasaran (RTS) di 27 kabupaten/kota (termasuk Kabupaten Pangandaran).

Peresmian penyaluran raskin secara simbolis dilakukan di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (22/1/2014), dengan penyerahan paket raskin kepada lima perwakilan KK serta pengiriman langsung lima truk pengangkut raskin untuk disalurkan di Kota Cimahi.

Alokasi raskin pada tahun ini sebenarnya sama dengan tahun lalu. Bedanya, tahun lalu ada penambahan pagu 117.710.550 ton. Sehingga total pagu raskin pada 2013 adalah 588.522.750 ton.

“Tambahan pagu raskin pada tahun lalu merupakan implementasi program percepatan dan perluasan perlindungan sosial (P4S) sebagai dampak dari penyesuaian harga BBM tahun 2013,” jelas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Jawa Barat, Jerry Yanuar.

Jerry mengatakan, realisasi penyaluran raskin tahun lalu mencapai 570.085.035 ton atau 96,6 persen. “Penyaluran raskin tidak 100 persen disebabkan penyaluran raskin secara umum baru dimulai pada Februari karena penetapan pagu dari pusat tiba pada akhir Januari,” ungkapnya.

Penyebab lainnya adalah raskin tambahan ke 14-15 dimulai pada Juni 2013. Tapi beberapa daerah tidak menganggarkan biaya operasional untuk raskin tambahan. Hal itu berdampak pada keterlambatan dalam penyaluran.

Sementara tahun ini, penyaluran raskin diharapkan bisa mencapai 100 persen. “Program raskin tahun ini diharapkan bisa berjalan lebih baik dari tahun lalu dan mampu mencapai target 100 persen,” pungkas Jerry. (r22)

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: