Maju Pilpres, Hatta Rajasa Mundur Sebagai Menteri

(SJO, JAKARTA) – Hatta Rajasa mengundurkan diri sebagai  Menko Perekonomian karena akan menjadi calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Prabowo Subianto. Kepastian tersebut disampaikan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini setelah diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (13/5/14) sore.

Saat menyampaikan keterangan pers, Hatta Rajasa didampingi Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto yang sekaligus sebagai Calon Presiden (Capres) pada Pilpres 9 Juli 2014.

Terkait dengan pengunduran dirinya sebagai Menko Perekonomian itulah, menurut Hatta Rajasa, ia bersama Calon Presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menghadap Presiden SBY.

“Saya mendampingi Pak Prabowo pada sore hari ini menghadap Bapak presiden dan diterima Presiden. Sebagai menteri yang masih aktif, saya harus melaporkan (pengunduran diri, red) kepada Bapak Presiden,” kata Hatta .

Hatta menegaskan, berdasarkan peraturan yang berlaku, pejabat negara, menteri yang ikut serta didalam pemilihan presiden dan wakil presiden, harus mengajukan permohonan mengundurkan diri dan mendapatkan izin dari presiden.

Dalam Pasal 6 Undang-Undang Nomor 42 tahun 2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden disebutkan, pejabat negara atau menteri aktif harus mundur bila mencalonkan presiden atau wakil presiden.

“Ketentuan itu harus saya patuhi,  dan ini juga sekaligus sebagai etika budaya politik kita, dimana hal seperti itu menjadi penting bagi kita untuk memegang teguh aturan, etika dan budaya politik,” jelas Hatta.

Menurut Hatta,  banyak pesan yang disampaikan oleh Presiden, di antaranya kompetisi ke depan ini haruslah tetap membawa keteduhan bagi bangsa kita, membawa kesejukan dan ini adalah sebuah proses demokrasi yang pada akhirnya harus membawa kepada kejayaan bangsa yang kita cintai.(R21)

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: