Prabowo: Presiden SBY Memberi Restu Saya Berjuang Dengan Pak Hatta

(SJO, JJAKARTA) – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Selasa (13/5) sore, di kantor Presiden, Jakarta, menerima kunjungan calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang datang bersama Ketua Umum PAN Hatta Rajasa.

Dalam keterangannya kepada wartawan seusai bertemu Presiden SBY, Prabowo Subianto mengatakan, bersama Hatta Rajasa ia menghadapi SBY sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan untuk melaporkan niat partainya melakukan kerjasama politik dengan partai yang dipimpin Hatta Rajasa, yaitu Partai Amanat Nasional (PAN).

“Kami datang untuk melaporkan niat kami bahwa partai yang saya pimpin, partai yang dipimpin Pak Hatta Rajasa berniat untuk melakukan kerjasama politik, koalisi politik, aliansi politik untuk berjuang bersama dengan mitra-mitra dan partai-partai lain yang kita ajak untuk bersama sama berjuang untuk melanjutkan apa yang telah dihasilkan oleh pemimpin-pemimpin bangsa selama ini, mengamankan kedaulatan Negara, memajukan kesejahteraan rakyat. Itu niat perjuangan kami,” kata Prabowo Subianto.

Ia menyebutkan, sengaja menghadap Presiden SBY, karena Hatta Rajasa adalah menteri yang masih aktif dalam pemerintahan yang dipimpin oleh SBY. “Jadi rasanya tidak etis kalau saya mengajak menteri aktif dari suatu pemerintah tanpa datang untuk minta izin,” tegas Prabowo.

 Prabowo melanjutkan, selain sebagai kepala pemerintahan, SBY juga pemimpin koalisi dari partai yang dipimpin oleh Hatta Rajasa.  “Jadi saya pun harus minta izin untuk itu,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Prabowo,  SBY adalah Presiden, Kepala pemerintahan dan Kepala Negara, tetapi juga adalah senior dia di TNI. “Jadi saya datang sebagai junior untuk minta izin senior,” tukasnya.
Apakah diizinkan? “Alhamdulilah, beliau terima kami dengan baik, dan beliau memberi izin, merestui dan mendoakan agar perjuangan kita berhasil,” papar Prabowo.

Menurut Prabowo, dalam kesempatan menghadap Presiden SBY itu, ia juga sempat menanyakan tentang hasil-hasil yang dicapai dalam KTT ke-24 ASEAN yang berlangsung di Nay Pyi Daw, Myanmar, beberapa waktu lalu.

“Beliau sampaikan pandangan-pandangan, keberhasilan-keberhasilan Indonesia dan tantangan yang kita hadapi terutama menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean tahun 2015, menghadapi ketegangan Laut Cina Selatan, bagaimana peran Indonesia untuk bisa membantu menurunkan ketegangan, inisiatif-inisiatif beliau,” jelas Prabowo seraya mengemukakan, semua itu ia catat dan ini semua merupakan sesuatu yang kita rampungkan. “Kita amankan apa yang sudah dicapai untuk melajutkan pembangunan bangsa ke depan,” tegasnya.

Apresiasi SBY
Sementara itu Calon Presiden Prabowo Subianto yang mendampingi Hatta Rajasa dalam konperensi per situ menyampaikan penghargaan kepada pemerintahan yang sekarang atas prestasi-prestrasi yang dicapai oleh pemerintahan ini.

“Saya ingin memberikan penghargaan saya sebagai pimpinan partai politik diluar pemerintahan yang sekarang atas prestasi-prestrasi yang dicapai oleh pemerintahan ini,” tegas Prabowo seraya mengakui, di dalam kehidupan politik sering kita utamakan kritik tetapi kalau ada prestasi kita agak pelit untuk menyampaikan penghargaan.

Prabowo mengingatkan, bahwa Indonesia di tengah keadaan kesulitan dunia dimana emerging market economy yang lain mengalami banyak kesulitan, Indonesia bertahan dengan pertumbuhan yang cukup lumayan bagus, terbaik kedua setelah Tiongkok.

“Kita juga sekarang diakui sebagai ekonomi kesepuluh terbesar dari segi purchasing power parity. Jadi hal-hal semacam ini saya kira penting dalam rangka saya bersama Pak Hatta Rajasa ingin maju meminta mandat kepada rakyat untuk kita teruskan pengendalian pembangunan yang berkelanjutan, berkeadilan dan bermartabat,” pungkas Prabowo. (R21)

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: