Rapinmas Golkar Serahkan Mandat ke Ical Tentukan Koalisi

 (SJO, JAKARTA) – Partai Golkar akhirnya memutuskan duet Aburizal Bakrie (Ical) dengan peserta konvensi calon presiden partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo. Pasangan ini akan menjadi pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada pemilihan presiden (pilpres) 9 Juli mendatang.

“Dalam kaitan dengan capres Ical berpasangan dengan Pramono Edhie. Pilihan itu sudah bulat di Rapimnas (rapat pimpinan nasional),” kata ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung di sela-sela Rapimnas Golkar di Jakarta, Minggu (18/5/2014).

Sebagai partai urutan kedua pada pemilu legislatif lalu (pileg) 9 April lalu, lanjut Akbar, Golkar sepakat menjalin koalisi bersama partai Demokrat.

“Siapa cawapresnya? Menurut informasi, Demokrat menyodorkan beberapa nama, lalu Ical memilih Pramono,” tandasnya.

Sebelumnya, partai berlambang pohon beringin ini telah menetapkan empat hasil Rapimnas, yakni

1. Menetapkan Aburizal Bakrei sebagai calon presiden atau calon wakil presiden dari Partai Golkar pada Pemilu 2014.

2. Memberikan keewenangan dan mandat penuh kepada Aburizal Bakrie sebaga ketua umum DPP Partai Golkar untuk mengambil kebijakan politik dan menentukan koalisi dalam Pilpres 2014.

3. Dengan ditetapkannya keputusan Rapimnas ke-VI Partai Golkar pada 2014, maka keputusan-keputusan rapimnas yang terkait dalam Pemilu Presiden 2014 dinyatakan tidak berlaku.

4. Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan di Jakarta pada 18 Mei 2014. Ditanda tangani Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham.

Sebelumnya, rapimnas Golkar memutuskan untuk menyerahkan mandat kepada ARB selaku ketum untuk menentukan koalisi dengan syarat ARB harus menjadi capres maupun cawapres. Keputusan tersebut hanya menegaskan posisi ARB selaku pengambil keputusan berkoalisi, tetapi tidak menegaskan ke mana seharusnya Golkar berkoalisi.

Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie alias ARB, memastikan bahwa calon presiden atau pun calon wakil presiden yang diusung partainya akan mendaftarkan secara resmi sesuai jadwal yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), yakni sebelum 20 Mei 2014.

“Partai Golkar akan mendaftar sesuai jadwal KPU. Sebelum jam enam sore tanggal 20 (Mei 2014). Kami akan mendaftarkan sebelum itu,” katanya, seusai menutup Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) VI Partai Golkar di Jakarta, Minggu 18 Mei 2014. (tim)

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: