Atasi Pornografi di Media Sosial, Pemprov Jabar Sediakan Software Pengamanan Pornografi

(SJO, BANDUNG) Maraknya kasus pelecehan seksual yang menimpa murid di JIS dan kasus Emon Sukabumi Jawa Barat beberapa waktu lalu tidak lepas dari pengaruh pornografi yang dapat diakses dari dunia maya. Untuk mencegah hal-hal negatif yang bersumber dari Pornografi di media sosial baik berupa film, bacaan, atau gambar yang berpengaruh negatif bagi kehidupan, sehingga menyebabkan perilaku seksual yang menyimpang. Hal itulah yang membuat pornografi menjadi musuh besar kita bersama.

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menegaskan perlawanan terhadap pornografi merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah saja. “Melawan pornografi seperti melawan arus tsunami dengan kedua belah tangan kita, namaun upaya ini harus tetap dilakukan.” tutur Dedy.

Deddy juga mengatakan, solusi yang paling tepat untuk mengatasi pornografi khususnya di mefia sosial adalah dengan  menggunakan software yang dapat memblokir segala hal yang  berkaitan dengan pornografi. Dengan demikian seluruh lapisan masyarakat dapat bekerjasama untuk melakukan perlawanan.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Dudi Sudradjat Abdurachim menerangkan ada beberapa software yang dapat digunakan sebagai pengamanan terhadap pornografi, diantaranya, Nawala Project, Trust +, dan Perisai Anak. Software tersebut berfungsi sebagai saringan konten negatif. Beliau juga memaparkan bahwa software tersebut dapat di unduh di situs resmi Pemprov Jabar www.diskominfo.jabarprov.go.id.(Seca/rl)

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: