Jalur Pantura Jabar Ditargetkan Bisa Dilalui Pemudik

(SJO, BANDUNG) – Jalur Pantai Utara Jawa Barat dipastikan siap dilintasi kendaraan pemudik. Pengerjaan perbaikan ruas jalan di jalur vital mudik itu terus dikerjakan dan hasilnya menunjukan perkembangan menggembirakan.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Bina Marga Jabar, M Guntoro di Bandung, Jumat (23/5). “Pengerjaan sudah mencapai 50 persen. Diharapkan pada H-30 sudah selesai,” jelasnya.

Kepastian itu didasarkan pada komitmen yang disampaikan Satker Kemenpu yang bertanggungjawab atas pengerjaan jalan tersebut. Sebelumnya, Guntoro menggelar pertemuan dengan seluruh Satker yang menggarap jalan di wilayahnya.

“Dalam pertemuan itu, saya minta jaminan tersebut kepada mereka. Sebenarnya targetnya kan bukan mengejar Lebaran, tapi mudik ini kan bersinggungan dengan kepentingan masyarakat yang melintasinya, sehingga perlu penekanan,” jelasnya.

Panjang Jalur Pantura yang diperbaiki mencapai sekitar 250 Km. Ruas jalan utama itu membentang dari Bekasi-Karawang-Subang-Indramayu hingga Cirebon. Proses perbaikan yang dilakukan di antaranya dengan melakukan overlay, pelapisan kembali aspal jalan.

Selain Pantura, pihaknya pun meminta ketegasan serupa atas kondisi ruas jalan utama lainnya, terutama di jalur tengah. Jalur yang tak kalah vitalnya itu menghubungkan jalur selatan Bandung ke Pantura yakni Cirebon dan Jateng melalui Cadas Pangeran, Sumedang.

Di jalur tersebut, tingkat kerusakannya benar-benar sudah menganggu. Jika tak dirampungkan sebelum Lebaran, dia tak bisa membayangkan kondisi lalu lintas mudik dan balik yang mengakses ruas jalur tengah itu.

“Karena itu, Dinas Bina Marga menawarkan bantuan peralatan. Kita keroyok, dengan mengerahkan semua tenaga ke situ, dimobilisasi agar cepat selesai. Bukan apa-apa, saya malu dengan kondisi yang ada meski tanggung jawab saya sebenarnya tidak ada di jalur tersebut,” katanya. (*)

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: